Wednesday, November 26, 2008

Managing Environmental Issues in Hospitality Industry


Being "a Green" is now something that is compulsory for any industry in the world. Being a green means all the business activities should be environmental friendly in order to balance the world ecology system. In hospitality industry, this kind of the big challenge for any owner of the hotels. The customer of the hotel tend to think freely of using the all facilities that they have paid. They don't think to limit using the water and the electricity because they all have already been paid. There should be a guidance on how we face this problems to be the opportunities. The less using of water and electric facilitation will not only reduce the contribution the global warming as now anyone say. However, it can be a cost efficiency to the business then the hotel could manage their expenses into a more add value to the customer.

In my opinion, all palyers in hospitality industry should really consider about this issue. This idea can be communicated to the customer by showing them how "greeny" is the hotel operation. This can be a new selling poin to acquire more new customers in the future. And this could be a news value for any hotel that introduce this green concept to the media.

I know it's not a simple job. There needs a creativity to develop this PR campaign to the audience that may not aware about the global environmnetal issue. That's why we should change the apatism of customer to be more giving attention about how the condition of the world now.

Friday, November 21, 2008

Social Media for Organizational Communication

Social Media Is...
View SlideShare presentation or Upload your own. (tags: socialmedia enterprise2.0)


An organization now is not enough for just having a static website (Web 1.0). They need a web 2.0 to enable a social interaction to make a conversation between public and its organization. The idea behind of Web 2.0 is about enabling people to participate in an organization. It may only occur in more flatenning organization because they have levels structural/hierarchical levels that allow people to communicate with higher level.

But anyway, what i do like in the presentation above is simply explaining about how important Web 2.0 to enable conversation that leads to a better communication / good will between the organization and its public. A good relation will help to managing issues that always come out.
Issue in organization may be complex, but it can be simplified if we proactively listening to our public/stakeholders to tracking what people think (perception) about the organization itself.

Monday, November 17, 2008

Commuter


Being a commuter like many other people outside Jakarta whether in Tanggerang, Bekasi or Depok is a something that you wish to avoid but you can't. If you enjoy travelling, you may enjoy to go to a place in far away but sure it's not same. you go to the same place, same time, same traffic, same pressure in almost everyday. I feel want to leave this city but i don't think it's the time. You know i've been thinking to have a helicopter so i'll be having a great time to be a commuter. the question is, can i afford it? and where should i land my helicopter? LOL :D

Saturday, November 8, 2008

Internship and Master Degree

Wow.. it has been a long time for me to have a chance to write a post in my blog. Well anyway, having internship in a non-profit organization like Indonesian Heritage Society is giving a new experience for me. Interacting with people with a very different background or nationality has never been easy for me, the cultural gap is the problem. Though a globalization has made the world as a small village for people around the world, still it's a matter for me.

In the other hand, my master degree acceleration program has just begun. imagine that you should make 2 thesis at the same time, and you can say it is never gonna be easy. I prefer to have qualitative method for my research, i like word more than numbers. I'm irrational one. Qualitative is just a guidance how i have to make a research for overall. See how the things will change in the future because too many things to think. LOL :D

Wednesday, September 24, 2008

My Below-the-Line Advertising



Perhatiaan:
Apabila anda menemukan jenis mobil mini bus berinisial "A" berwarna ungu dan terdapat Link blog andhee-journal.blogspot.com di bagian belakang mobil, Jangan Heran kalo Masangnya Miying, Itu Disengaja *membela diri padahal masang stiker aja gak bener*

Sunday, September 21, 2008

Thanks to Facebook (baca:Fesbuk)


Ini contoh nyata event yang dibantu sama Social Media bernama Facebook, kemarin ada acara Bukabareng dan sekalian jadi acara reunian buat anak2 SD-SMP TJS di Hema, Bekasi Square. Dulu waktu pertama kemunculan si Facebook (baca:Fesbuk) saya jelaz menganggap social media tersebut masih memiliki banyak kekurangan di bandingkan Friendster/MySpace. Eh, kenapa tiba'' saat ini yang paling sering diupdate malah Fesbuk? Keunggulan dari facebook yang saya temukan adalah sistem Notificationya yang komprehensif namun tetap memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Sistem 'Real Identity' juga kerap menjadi andalan Facebook dalam menghubungkan kesamaan identitas/pengalaman hidup bagi masing-masing usernya.

Friday, September 19, 2008

Generation C


Wuih sekarang lagi semangat''nya ngomongin generasi C, generasi yang disebut-sebut sebagai generasi yang memegang kekuatan dunia saat ini (kereen). C disini dideskripsikan banyak hal bisa berupa Click, Communication, Community, Collaboration, Conversation, Content dan C'' lainya yang jelas bukan vitamin C. Saya baca'' sih kalo generasi C ini merupakan awal dari datangnya generasi V, alias generasi virtual, banyak yang percaya kalo segala urusan kehidupan kita cukup bisa dilakukan secara virtual, contohnya ada Virtual Office, Virtual Friends dan lain-lain.

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, coba aja kita liat secondlife.com dimana banyak orang-orang diseluruh dunia ini bertemu di dalam dunia virtual mirip seperti game The Sims yang terkenal itu. Konsep virtual Life tersebut juga kerap dijadikan ajang kesempatan bisnis bagi para pemilik brand atau perusahaan agar lebih dekat dengan para konsumen dan para stakeholder mereka lainnya.

Generasi C ini ada karena munculnya fenomena Web 2.0 yang digadang-gadang sebagai pijakan lahirnya Mass Social Media (baca: Friendster, Facebook dll) yang melahirkan para generasi C ini. Situs2 social media menjadi ajang berkumpul bagi seluruh manusia di dunia. Mereka tidak hanya sekedar berkenalan dan mengobrol tapi juga menggerakan suatu perubahan, sebuah perubahan manusia dalam bekerja, bermain dan belajar dengan cara yang tidak pernah dipikirkan oleh manusia sebelumnya. Saya sendir lebih bangga dan senang melihat Generasi C ini sebagai generasi Change/ Change Agents. Selamat Datang Generasi yang membawa Perubahan :)

Friday, August 22, 2008

Iklan Politik, Menarik atau Menyebalkan?


Memang bahasan kampanye Politik paling seru akhir-akhir ini, ada yang jor-joran menggunakan Iklan di media massa baik di TV maupun di harian berita nasional karena modalny besar ada juga yang seadany dengan mengunakan poster, banner, sticker dan lainya. Tapi apapun Toolsnya seharusnya yang paling dipikirkan adalah measurement itu sendiri, apakah dengan iklan yang secara terus-terusan nongol dan menyentuh hati benar-benar bisa merubah persepsi masyarakat itu sendiri. Saya sendiri meragukan.

Coba deh liat Sloganya Tje Fuk " Memberi Bukti, Bukan Janji", sepertiny bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para politisi dalam aktifitas kampanye politiknya. Daripada "memaksakan" diri sering-sering nongol di tv dengan membangun image "Pilih lah saya, karena saya hebat" yang menggangu acara tv, lebih baik terjun langsung ke masyarakat memberikan program nyata dengan budgetnya tersebut. Toh, hal tersebut bisa saja menghasilkan effect word of mouth yang berarti kampanye juga bagi politisi tersebut.

Bagi saya semenarik apapun sebuah iklan politik tetap saja tidak bisa merubah persepsi saya pada seorang tokoh, kecuali ia memang benar-benar telah berjasa melakukan prestasi terhadap bangsa ini. Saya butuh bukti bukan janji ataupun Slogan. Politisi harus bertindak bukan hanya menyemangati untuk bertindak.

Tuesday, August 19, 2008

Bandung, 16 Agustus 2008

Tepat hari ini 63 tahun yang lalu bisa jadi saat terpenting bagi tanah air tercinta. Golongan muda mendesak para golongan tua (Soekarno-Hatta) untuk memproklamirkan kemerdekaan. Mungkin memang sudah kodratny golongan tua memiliki perbedaan dengan apa yang dipikirkan oleh golongan muda. Ini menarik apabila dihubungkan dengan isu golongan muda yang dijagokan untuk menjadi Presiden pada pemilu 2009 nanti. Sejarah telah membuktikan bahwa golongan muda sebagai sebuah Change Agent bagi negara ini, coba apa jadinya apabila peristiwa Rengasdengklok tidak pernah terjadi. Akankah kita dapat menikmati nikmat kemerdekaan yang kita rasakan saat ini? Tanpa mengecilkan para golongan tua, seharusny golongan muda diberikan peluang dan wadah yang besar di pemerintahan kita.

Restrukturisasi di badan pemerintahan dengan mengandalkan golongan muda bukan tidak mungkin akan menghasilkan sesuatu yang signifikan bagi bangsa ini. Sungguh ini tidak melulu membanggakan golongan muda namun lebih kepada melihat realita dimana yang muda selalu di pandang sebelah mata. Saya memiliki optimisme bahwa sinergi yang telah membawa kesuksesan pada masa lampau dapat juga dihasilkan pada masa sekarang. Siapa pun Presiden Indonesia pada saat mendatang hendaknya kabinetnya terdiri atas golongan tu dan muda yang dapat bekerjasama demi keutuhan bangsa ini. Selamat Ulang Tahun Indonesiaku yang ke 63.