Memang hingga saat ini saya belum menyandang gelar sarjana komunikasi, namun pengalaman di dunia praktis beberapa bulan ini memberikan suatu framework tentang bagaimana proses kreatif menjadi sebuah nilai penting di dalam praktek komunikasi. Adalah Peter Fisk, penulis dari buku Marketing Genius yang menjelaskan 2 ciri dari seorang marketer yang genius. Ciri pertama adalah faktor Intelegensi, dimana pemikiran yang sistematis dan konseptual memberikan seorang marketer suatu kerangka kerja bagaimana dalam menganalisa sebuah riset pasar / brief dari client. Ciri kedua adalah kreatifitas, yang menciptakan berbagai macam kampanye PR / Marketing Communication yang bermacam-macam. Proses kreatif bisa dilakukan oleh perseorangan ataupun dengan kelompok. Biasanya cara menemukan suatu ide kreatif dengan melakukan Brainstorming.
Aktifitas yang menarik dilakukan bagi saya. Sebuah ide diciptakan dari pikiran yang fresh, yang tidak dipungkiri dipengaruhi oleh seberapa luas wawasan dari individu yang mencari ide kreatif tersebut. Berbagai macam agency komunikasi bermunculan, nampaknya industri ini makin berkembang seiring meningkatnya teknologi informasi dan komunikasi. Baik itu agency Marketing, Advertising ataupun PR, sangat lah membutuhkan ide-ide segar yang 'Menjual'. Menjual disini berarti tidak hanya kreatif, tapi juga bisa diimplementasikan dengan baik pada saat eksekusinya. Sungguh pengalaman yang sangat menantang bagi siapa pun yang bekerja di agency. Pada akhirnya, saya menarik kesimpulan bahwa sebuah agency komunikasi haruslah menjadi sebuah komunitas/kelompok pencipta komunikasi yang kreatif.
No comments:
Post a Comment