Memang bahasan kampanye Politik paling seru akhir-akhir ini, ada yang jor-joran menggunakan Iklan di media massa baik di TV maupun di harian berita nasional karena modalny besar ada juga yang seadany dengan mengunakan poster, banner, sticker dan lainya. Tapi apapun Toolsnya seharusnya yang paling dipikirkan adalah measurement itu sendiri, apakah dengan iklan yang secara terus-terusan nongol dan menyentuh hati benar-benar bisa merubah persepsi masyarakat itu sendiri. Saya sendiri meragukan.
Coba deh liat Sloganya Tje Fuk " Memberi Bukti, Bukan Janji", sepertiny bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para politisi dalam aktifitas kampanye politiknya. Daripada "memaksakan" diri sering-sering nongol di tv dengan membangun image "Pilih lah saya, karena saya hebat" yang menggangu acara tv, lebih baik terjun langsung ke masyarakat memberikan program nyata dengan budgetnya tersebut. Toh, hal tersebut bisa saja menghasilkan effect word of mouth yang berarti kampanye juga bagi politisi tersebut.
Bagi saya semenarik apapun sebuah iklan politik tetap saja tidak bisa merubah persepsi saya pada seorang tokoh, kecuali ia memang benar-benar telah berjasa melakukan prestasi terhadap bangsa ini. Saya butuh bukti bukan janji ataupun Slogan. Politisi harus bertindak bukan hanya menyemangati untuk bertindak.
Coba deh liat Sloganya Tje Fuk " Memberi Bukti, Bukan Janji", sepertiny bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para politisi dalam aktifitas kampanye politiknya. Daripada "memaksakan" diri sering-sering nongol di tv dengan membangun image "Pilih lah saya, karena saya hebat" yang menggangu acara tv, lebih baik terjun langsung ke masyarakat memberikan program nyata dengan budgetnya tersebut. Toh, hal tersebut bisa saja menghasilkan effect word of mouth yang berarti kampanye juga bagi politisi tersebut.
Bagi saya semenarik apapun sebuah iklan politik tetap saja tidak bisa merubah persepsi saya pada seorang tokoh, kecuali ia memang benar-benar telah berjasa melakukan prestasi terhadap bangsa ini. Saya butuh bukti bukan janji ataupun Slogan. Politisi harus bertindak bukan hanya menyemangati untuk bertindak.